Wifi bisa benamkan inpian para pria 0

Sisiput | 22.51 |

WiFi (Wireles fidelity) atau jaringan komputer nirkabel, memang sangat fleksibel, kita sebagai pengguna bisa nyaman terhubung ke internet tanpa harus repot menyambungkan kabel LAN ke PC atau Laptop. Karena wifi adalah nirkabel artinya kita bisa terhubung ke internet tanpa butuh kabel, yang penting PC atau Laptop kita tersedia feature wireless. Kita bisa tersambung ke internet dimanapun kita mau asalakan masih di area hotspot.
Akan tetapi dibalik kemudahan, dan kenyamanan menggunakan WiFi, ternyata Wifi bisa menurunkan kesehatan, terutama kesehatan pria/ laki-laki dewasa (sudah puber). Kok bisa ? bagaimana critanya? Professor Lawrie Challis, dari Nottingham University. Dalam pernyataannya pada BBC Prof Challis, yang menjabat sebagai ketua Mobile Telecommunications and Health Research (MTHR) menyebutkan: “Radiasi elektro magnetik dari Wi-fi sangat kecil, pemancarnya juga berkekuatan rendah, selain itu masih ada jarak dengan tubuh.

“Bisa jadi radiasi elektro magnetik sangat dekat dengan tubuh, ketika kita memangku laptop, namun dalam pengamaatan saya setiap orang tua akan meminta anak mereka untuk tidak terlalu sering menggunakan ponsel mereka dan selalu meminta mereka untuk menaruh laptop di atas meja, bukan di pangkuan, jika mereka berinternet terlalu lama.”
Dari pernyataan diatas, dapat di simpulkan bahwa memang radiasi elektromagnetik dari Wifi sangat kecil, akan tetapi dapat membahayakan kesehatan jika kita meletakkan laptop di pangkuan kita dalam waku yang lama. Ada sebuah penelitian, yang menyimpilkan bahwa seorang pria yang terbiasa meletakkan laptop yang terhubung secara nirkabel ke internet di paha dekat dengan testis berpotensi mengalami kemandulan. Penelitian ini dilakukan dengan menempatkan sperma sehat di bawah laptop yang terkoneksi pada WiFi.
Setelah empat jam, sperma yang terpapar sinyal Wi-Fi tersebut menunjukkan penurunan signifikan dalam kemampuan sperma bergerak maju, juga peningkatan fragmentasi DNA. Kondisi tersebut sangat berbeda bila dibandingkan dengan sperma sehat yang disimpan pada waktu dan suhu sama, namun jauh dari komputer.
Keadaan tersebut mengindikasikan sperma terpapar WiFi akan mengalami penurunan kemampuan gerak menuju sebuah sel telur dan jika mampu membuahi pun, sperma tersebut hanya memiliki sedikit DNA pria.
semoga bermanfaat….

0 Responses So Far:

 
Technology and Education Copyright © 2012 Prozine Theme is Designed by Lasantha and edited by Ujang Karnadi Home | RSS Feed | Comment RSS