Technologi and Education

Seperti Judul blog ini, yaitu Technology and education yang artinya mencakup tentang teknologi, dan juga pendidikan saya ingin sebuah blog itu sangat informatif dan mendidik bagi setiap pengunjung, hal ini dikarenakan adanya sebuah jaringan yang dinamakan Internet, yang mencakup hal-hal buruk dan hal-hal baik. Disini saya menyediakan blog ini dalam rangka berbagi ilmu kepada pengunjung dan kepada khalayak luas, saya membagi artikel dalam beberapa kategori yaitu teknologi, pendidikan, lingkungan, tutorial, tips dan trik. Supaya memudahkan pembaca dalam memilih dan membaca artikel dari saya. Mungkin itu saja yang dapat saya paparkan tentang blog saya kurang atau lebihnya silahkan anda telusuri di blog saya ini.

Manipulasi Teknologi

Dengan Semakin Majunya teknologi di abad ini, maka bukan hal yang mustahil apabila sebuah gambar atau photo di manipulasi atau direkayasa sesuai keinginan kita, banyak hal-hal yang mungkin mustahil dilakukan menjadi suatu hal yang sangat mudah untuk dilakukan, contohnya seperti gambar disamping ini, teknologi sangat berperan dalam pembuatan foto ini, mungkin ini menjadi hal yang mustahil di dunia nyata.

Buruknya Pendidikan Indonesia

Ujian nasional banyak sekali diperbincangkan baru-baru ini di masyarakat ataupun dimedia masa, mengingat banyaknya kasus yang terjadi dalam pelaksanaan UN ini. Sistem pendidikan di Indonesia dikatakan buruk dibandingkan sistem Pendidikan di negara-negara yang lain, khususnya untuk UN. UN dirasa sangat membebani siswa-siswi, banyak kasus yang ditimbulkan akibat Ujian Nasional ini,

Kunang-Kunang Tanda Lestarinya Alam

Jarang sekali saya melihat hal seperti ini, sebuah hewan berterbangan dan memancarkan cahaya dengan indahnya, di daerah perkotaan yang sering tersentuh oleh asap kendaraan dan dipenuhi dengan padatnya pemukiman hal ini sangat mustahil untuk hidupnya hewan kunang-kunang. Namun di daerah pedesaan tepatnya di senden, ngawen, klaten yang walaupun juga sudah tersentuh banyaknya asap kendaraan namun di sekelilingnya masih banyak sawah dan pepohonan yang rimbun, sehingga alam masih menyediakan mereka untuk hidup.

Menambahkan Menu Di Hiren Boot

Siapa sih yang tidak kenal hiren boot? Sebuah software Booting yang sangat berguna bagi teknisi untuk merawat dan memperbaiki sebuah system yang rusak, baik xp maupun linux. Mungkin banyak juga yang bingung dalam menggunakan tool ini karena saking banyaknya fitur yang diberikan, baik dari checking tools (Untuk mengecek kinerja hardware seperti RAM, dan VGA) anti virus, backup tools, memperbaiki bad sector, mini windows XP, Kon-boot dan terlalu banyak untuk dijelaskan.

“LAPTOP ROLL”, Desain Laptop Generasi Berikutnya

Mungkin dalam benak kita saat ini, bentuk laptop adalah balok, mempunyai layar dan keypad. Namun pernahkah anda membayangkan seandainya laptop itu berbentuk tabung ? Kurang lebih seperti gambar ini.

HAARP, teknologi pencipta Gempa

Sudah tahukah anda apa itu HAARP ? Benarkah HAARP bisa menyebabkan gempa bahkan Tsunami ? Jika belum tahu, mari kita bahas bersama satu per satu. High Frequency Active Auroral Research Program atau disingkat HAARP adalah suatu program penelitian gabungan yang dilakukan dan dibiayai oleh Angkatan Udara AS, Angkatan Laut AS, Universitas Alaska dan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA).

Outbound Dengan Jaringan LAN 0

Sisiput | 00.50 |

Outbound Dengan Jaringan LAN

Mungkin judul postingan ini terlalu aneh untuk didengar, yang biasanya kata Outbound situ sendiri identik dengan bermain diluar rumah, menantang bahaya, memacu adrenalin dan juga berkotor kotoran, tetapi Outbound disini lain, sesuai dengan arti outbound itu sendiri yaitu yang berarti keluar dari kebiasaan kita, yup benar, kali ini kita akan bermain dengan kabel UTP tidak sesuai biasanya, kenapa? Karena saya sedikit ngeyel, saya akan membuat sebuah konfigurasi kabel Cross tanpa sesuai dengan standarisasi dari EIA/TIA. Baik susunan kabel maupun warna kabelnya. . . . . Kenapa saya sangat ingin mencoba tidak sesuai dengan
Standar kabel komunikasi dari TIA/EIA??
Kemarin saat saya mempresentasikan Bab mengenai kabel UTP yang khususnya pada pertanyaan “kenapa dari devices ke devices atau PC ke PC harus menggunakan kabel cross?”  dan disitu saya menerangkan bahwa karena pada koneksi atau port computer itu pada ujung A pin 1, 2 bersifat sebagai pengirim dan pin 3, 6 adalah sebagai penerima sedangkan pada ujung B pin 1, 2 bersifat sebagai pengirim dan pin 3,6 bersifat Menerima, jadi apabila kita menggunakan kabel dengan konfigurasi straight pada sambungan devices ke devices atau PC ke PC maka tidak aka nada koneksi karena akan tersambung dari pengirim ke pengirim atau penerima ke penerima, sama halnya apabila kita mengajak bicara orang tuli, tidak akan terjadi komunikasi karena kita mengirim suara dan situli juga mengirim suara tanpa ada yang menerima suara tersebut.

Dan setelah saya menerangkan hal itu, tiba-tiba ada pertanyaan yang mencuat dari teman saya, yaitu Ferika Nanda atau yang sering di panggil Nanda. Dia bertanya “Apabila pada ujung A pin 1, 2 pengirim dan pada ujung B pin 3,6 sebagai penerima, jadi apakah bisa jika pin 1 disambungkan tidak ke pin 3 melainkan pin 6 dan pin 2 ujung A disambungkan dengan ujung B pada pin 3 apakah bisa terkoneksi dan terjadi komunikasi dengan baik? karena pin 6 juga memiliki sifat menerima??
Pertanyaan yang sekejap mematikan langkah saya dalam Presentasi, Karena saya tidak mau terlihat bodoh di depan audience saya, maka saya menjawab “ Ya, pertanyaan yang              bagus sekali mbak ferika,, Secara teori bisa, karena masing-masing berprinsip sama seperti pada standarisasi dari EIA/TIA pada setiap pin A ke pin B yaitu salah satu ujungnya adalah penerima dan ujung yang lain adalah pengirim, tetapi secara prakteknya saya belum membuktikan hal itu, lain kali apabila saya sudah praktekkan itu, akan saya jawab pertanyaan ini mbak, terimakasih “
HUft, , , ,  pertanyaan yang cukup bisa membuat nafas berhenti sejenak . . . . .
Setelah beberapa hari setelah presentasi tentang Kabel UTP, saya penasaran dengan pertanyaan Mbak Ferika nanda, dan saya meminta guru Produktif saya untuk menyediakan alat guna mempraktekkan dan mencari kebenaran tentang pertanyaan Mbak Nanda tadi,,
Setelah alat dan bahan tersedia yaitu kabel UTP 1 meter, 2 konektor RJ-45 dan Tang crimping,
Yuk Kita mulai Outbound-nya,
1.     Kupas kabel UTP dengan tang crimping dan juga Lan tester

2.     Setelah itu susun warna kabel untuk dimasukkan dalam RJ-45, dan karena ini namanya outbound, Jadi kita tidak menyusun warna kabel dengan standarisasi EIA/TIA, yang semula standarisinya untuk 568A adalah putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru, orange, putih coklat, coklat. Dan untuk 568B adalah putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat. Tetapi kita akan keluar dan tidak mematuhi standarisasi itu. Dan sekarang susun kabel sesuai keinginan kita (ingat jangan sesuai standar). Disini saya menggunakan warna sebagai berikut:

No.
Ujung A
No.
Ujung B
1.
Biru
1.
Putih Coklat
2.
Coklat
2.
Hijau
3.
Hijau
3.
Coklat
4.
Oranye
4.
Oranye
5.
Putih Biru
5.
Putih Biru
6.
Putih Coklat
6.
Biru
7.
Putih Hijau
7.
Putih Hijau
8.
Putih Oranye
8.
Putih Oranye














            Sekali lagi saya ingatkan karena judulnya Outbound dan hal ini untuk mencari kebenaran pertanyaan Mbak Nanda, jadi untuk koneksi pin ujung A dan B tidak 1-3, 2-6, 3-1, dan 6-2 melainkan susunannya 1-6,2-3,3-2,dan 6-1.
Setelah kedua ujung kabel kita susun sesuai warna keinginan kita dan susunan dari ujung A ke B adalah 1-6,2-3,3-2,dan 6-1. Langkah selanjutnya adalah merapikan setiap ujung hingga terlihat sejajar dan sama panjang dengan tang crimping, kemudian masukkan ujung kabel ke dalam RJ-45 dengan hati-hati agar tidak merusak susunannya, (untuk yang tidak saya sebutkan nomor kabelnya, susunannya tetap yaitu 4-4, 5-5, 7-7, 8-8)
3.     Setelah rapi kemudian laukukan pengcrimpingan dengan menggunakan Tang Crimping untuk mengunci kabel yang kita masukkan kedalam RJ-45,. Lakukan pencrimpingan sampai bunyi klik. Dan lepaskan
4.     Lakukan Hal yang sama pada ujung yang satunya, dan apabila sudah selesai, saatnya kita uji susunan koneksi dan susunan kabelnya dengan LAN tester untuk mengetahui apakah urutan kabl sudah sudah sesuai keinginan kita.
Apabila posisi LED ujung A dan Ujung B menunjukkan seperti ini:

Ujung A
Ujung B
1
6
2
3
3
2
4
4
5
5
6
1
7
7
8
8
Maka susunan kabel sudah berhasil kita susun. . .  dan tidak seperti standar tentunya. . .
5.     Langkah selanjutnhya kita aplikasikan kabel tersebut dari PC ke PC
6.     Tancapkan kedua Ujung RJ-45 Ke computer 1 dan 2. Dan tunggu sampai computer terkoneksi,,
7.     Setelah itu uji koneksi dengan cara buka command prompt pada computer 1 dan masukkan perintah ping IP address computer 2 (apabila tidak tahu IP address-nya ketikkan pada CMD perintah ipconfig, dan akan muncul IP address yg digunakan computer) apabila berhasil akan muncul pesan
Pinging The_dark_prince [127.0.0.1] with 32 bytes of data:

Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 127.0.0.1:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
8.     Lakukan hal yang sama pada computer 2 (ping computer 2 ke computer 1)
9.     Apabila sudah berhasil maka kabel siap digunakan dalam jaringan baik untuk file sharing, chatting, maupun remote desktop.

Dalam praktek saya untuk menguji dan mencari kebenaran tentang pertanyaan Nanda ternyata kabel bisa terkoneksi dengan baik dan kabel dapat digunakan untuk jaringan dan saya sudah mencoba untuk membuat file sharing dengan kabel yang sama sekali tidak Berstandar Internasional dan semua praktek itu Berhasil. . . .

Kesimpulannya bahwa kita juga bisa menyusun kabel Cross dengan konfigurasi 1-6, 2-3, 3-2, 6-1 , tanpa harus mengikuti standar Dari EIA/TIA

Silahkan anda coba praktekkan hal ini dirumah/lab anda masing-masing. Bila anda kurang yakin dengan artikel ini. Mungkin kalu tidak diri kita sendiri yang mempraktekkan sulit untuk menerima hal baru itu. . . .

Selesai sudah Outbound kita,, seru bukan?? Silahkan anda oba dirumah, ,  dan semoga berhasil….

Dan tambahan : saya baru mempraktekkan untuk kabel cross saja dan apabila anda ingin mempraktekkannya dengan kabel straight silahkan coba, ini konfigurasi untuk kabel straight-nya : 1-2, 2-1, 3-6, dan 6-3. . .

Download artikelnya disini: Outbound dengan Jaringan LAN


Membuat Kerajinan bungkus Rokok 2 (Versi 3D) 0

Sisiput | 23.07 |

Hello semua, apa kabar, saya harap kalian sehat dan masih dapat bernafas,,
Setelah kemarin saya sudah membagi cara membuat anyaman dari bungkus rokok yang versi 2D, sekarang saya akan membagikan  yang versi 3D, bentuknya, maupun cara pembuatannya sama saja, tetapi hanya bahannya yang berbeda, yuk kita cek saja langsung step by step nya. . . . . . . .




Bahan dan alat,,
·        Bungkus rokok ( Sebanyak mungkin)
·        Gunting
·        Penggaris (bila diperlukan)
O iya,, sebelum beranjak kelangkah-langkahnya, ada syarat yang harus anda penuhi sebelum membuatnya, yaitu ketekunan, kesabaran, dan yang penting buat itu dengan kesenangan, keikhlasan dan cinta, itu akan membuat semua karya anda sempurna. . . .

1.     Dalam versi 3d ini, kita tidak menggunakan bungkus rokok yang biasa atau yang isi rokoknya Cuma 12 batang, tetapi kita menggunakan bungkus rokok yang berisi 16 batang, atau yang versi super,,
Step pertama siapkan bungkus rokok yang versi super (isi 16 batang rokok).

2.     Kemudian potong hingga menjadi 4 atau 5 bagian,
3.     Lakukan penganyaman seperti pada postingan sebelumnya
4. 
5.       Buka rongga dalam rokok saat menganyam (Tidak di gepengkan) untuk membuat bentuk 3d-nya.
6.       Hati-hati saat menganyam, karena membuat versi 3d ini tidak segampang dengan versi yang sebelumnya,
7.       Usahakan setiap potongan yang ingin anda anyam haruslah sama besar dan bila digepengkan akan bisa dibagi 5 kotak, dan apabila direnggangkan dapat dibagi 4 kotak.







Selesai, , , ,  anda juga bisa mengaplikasikan teknik menganyam ini, dengan bungkus-bungkus lainnya seperti bungkus korek api, bungkus sabun dan lain-lain, tapi yang saya rekomendasikan adalah hanya Bungkus rokok dan bungkus korek api, tentunya anda juga diharuskan bisa dan pintar dalam memilih, menyusun dan menganyam warna juga bentuk dari anyaman anda,, selamat mencoba, , , , , ,  


 
Technology and Education Copyright © 2012 Prozine Theme is Designed by Lasantha and edited by Ujang Karnadi Home | RSS Feed | Comment RSS